Aduhai Merapi

Ketika gerimis jatuh di Yogya
Merapi merah di Kabupten dan Magelang
laharnya menggilis udara
lavanya tumpah diiring bahang
gegak-lah gempita seisi desa
cemas-lah gelisah warga kota
melihat merapi semakin berahi
bermuntahkan magma dan lahar
senusantara bergusar nanar

Aduhai Merapi
debu-debu mu berterbangan
menutupi rindu hati anak-anak desa
di tengah malam kedamaian
kau datang menyentap nyawa
ketika jasad di pembaringan
tiba-tiba keras lumpuh jiwa
dan mereka pun terkafankan
dengan debu kelabu
dan mereka pun kelemasan
dengan asap dan abu
dan mereka pun kekakuan
diterjah ‘sang tetamu’

Aduhai Merapi
kau goncang tanah jawa
seperti di goncang hati ini
perlahan mengalirnya lava
seperti leleh air mata
bezanya; air mata itu jernih
tapi lava mu hangat mendidih
membakar sayu mendedar sedih

Aduhai Merapi
dahulu Kali Talang sebatang sungai
dahulu Kali Tenang tasik yang permai
dan sekarang bahang-mu membadai
sejuk air berganti panas cair
yang kau kahakkan dari lohong api
dan kau ludah ke langit tinggi
lalu jatuh menimpa kami
sehingga penjaga mu pun
kau telan lenyap di dalam senyap

Aduhai Merapi
belasungkawa kami utus
dari batin yang tulus
buat anak yang piatu;
hilang ayah dan ibu
untuk tangis sang suami;
yang keguguran famili
pada rawan sang isteri;
yang tewas putra-putri

Aduhai Merapi
daya kami hanyalah insan
kepada Tuhan diputuskan harapan
segeralah kau aman diteman sang awan

Molek Garden
Nov 14, 2010

Advertisements
Published in: on November 13, 2010 at 7:52 pm  Comments (8)  

The URI to TrackBack this entry is: https://suaraproduction.wordpress.com/2010/11/13/aduhai-merapi/trackback/

RSS feed for comments on this post.

8 CommentsLeave a comment

  1. kren kren kren………asiyk bngat baca puisinya…lam kenal ja bos…………..

    • Terima kasih ya Fndi Sina..:)

  2. eh ni indon ke org malaysia?

    • siapa?
      Kalau saya, orang Malaysia. Kalau si fndi sina mungkin Indonesia.
      Tetap kita Senusantara. šŸ™‚

  3. gunung berapi dekat indon sgt menakutkn.

    • aisyaa: ya, di mana-mana pun pasti gerun jika ia meletus.

  4. Terima kasih šŸ™‚

    • sama-sama saudara:)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: